Beranda > artikel, bandung, cimahi, jabar, pemerintah, tips > SAMSAT Jabar Mantap!

SAMSAT Jabar Mantap!


Seorang penceramah sedang memberikan pengajian di SAMSAT Cibabat

Seorang penceramah sedang memberikan pengajian di SAMSAT Cibabat

Pengurusan perpanjangan STNK 5 tahunan sekarang ini simple banget ya.. Praktis 1 jam (lebih sedikit) selesai. Itu sudah sekalian dengan cetak pelat nomer baru.

Untuk perpanjangan 5 tahunan memang harus di kantor SAMSAT (Dispenda Jabar), saya mengurusnya di SAMSAT Cibabat (Dispenda Jabar). Datang sekitar jam setengah delapan pagi, rupanya setiap hari Rabu ada pengajian di sana. Pendengarnya adalah karyawan Dispenda Jabar (Kantor Cibabat) dan pengunjung yang hendak mengurus pembayaran pajak kendaraan. Jam 8 tepat pengajian selesai, pelayanan pajak kendaraan langsung dibuka.

Suasana SAMSAT Cibabat

Suasana SAMSAT Cibabat

Saya betul-betul sudah tidak melihat SAMSAT yang dulu. Terakhir saya mengurus perpanjangan STNK 5 tahunan adalah sekitar 5 tahun yang lalu untuk motor yang lain. Hampir setiap step kita harus mengeluarkan uang. Untuk gesek nomor rangka dan mesin harus bayar. Legalisasi hasil gesekan nomor tadi harus bayar lagi. Sekadar mendapatkan formulir pendaftaran saja harus bayar. Kayaknya di semua loket kita harus mengeluarkan uang. Ini masih belum ditambah banyaknya calo yang berkeliaran, dari yang orang biasa sampai pak polisi berseragam lengkap.

Tadi yang saya lihat adalah SAMSAT yang baru. Saya hanya mengeluarkan uang sebesar apa yang diminta di kasir (kasirnya adalah Bank BJB) dan dilengkapi dengan tanda terima standar Bank. Tidak ada pungutan lain di luar itu. Ya, saya memang mengeluarkan cost untuk fotokopi dan map biru (Rp 3.600), cost bensin untuk perjalanan ke kantor SAMSAT (hanya sekitar 2 km dari rumah), dan biaya Rp 10.000 untuk pemasangat pelat baru (well, kalau ke bengkel juga harus bayar segitu kan?). Tapi itu sangat masuk akal, bukan?

Hingga pelat nomor baru sampai di tangan, total waktu pelayanan hanya satu jam dua puluh menit. Tadinya ekspektasi saya adalah selesai menjelang dzuhur, dan kemudian harus datang satu minggu lagi untuk mengambil pelat nomor yang baru… Betapa kudetnya saya ya… hahaha…

Sambil menunggu dipanggil oleh petugas kasir, saya berkeliling melihat banner-banner, poster-poster, dan papan-papan informasi yang disediakan. Mas-mas di pintu depan yang menyambut pengunjung sangat ramah dan informatif terhadap pertanyaan-pertanyaan saya. Rupanya SAMSAT Cibabat ini tidak sekedar buka di hari Sabtu (yang memang sudah lama), tapi juga buka di malam hari hingga pukul tujuh!! Katanya malah pelayanan malam hari relatif lebih cepat, karena pada waktu tersebut SAMSAT tidak banyak pengunjungnya. Untuk malam hari ini pelayananannya adalah hari Senin hingga Rabu di minggu pertama hingga ketiga setiap bulannya.

Informasi Pajak Kendaraan On Line

Informasi Pajak Kendaraan Online

Selain itu Dispenda Jabar sudah menyediakan fasilitas online untuk pengecekan nominal pajak kendaraan kita. Jadi kita bisa menyiapkan budget yang tepat sebelum datang ke kantor SAMSAT. Caranya adalah dengan dua alternatif di atas: melalui SMS (pulsa normal) atau melalui internet.

Oh iya, satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa ini layanan dari Dispenda Jabar yang bekerja sama dengan Polda Jabar. Artinya semua SAMSAT yang berada di bawah Dispenda Jabar dan Polda Jabar terkoneksi satu dan lain. Mungkin jam kerja bisa berbeda, tetapi standar pelayanan tidak. Jika kendaraan anda berpelat Bogor atau Sukabumi misalnya, perpanjangan STNK tahunan bisa dilakukan di SAMSAT Cibabat. Begitu juga untuk kendaraan yang dibeli di Bekasi (Wow, Jabar besar sekali ya😀 ). Tapi saya tidak tahu seperti apa standar layanan di luar Jawa Barat. Beda gubernur dan provinsi, biasanya beda juga kebijakannya. Untuk Jawa Barat bahkan pelayanannya sudah diperluas dengan memanfaatkan jaringan Bank BJB. Kita bisa bayar pajak kendaraan via atm, bahkan internet banking sambil tidur-tiduran di rumah. hehe…

Pada dasarnya SAMSAT itu adalah pintu uang bagi provinsi. Dengan semakin mudah melakukan pembayaran di SAMSAT, maka semakin cepat juga uang mengalir dari pintu ini. Sangat tidak logis kalau orang yang datang, bawa uang, siap dibayarkan, tapi pelayanan amburadul seolah tidak butuh duit. Maka tidak aneh kalau Kang Aher berhasil menaikkan pendapatan daerah secara signifikan dari sektor ini.

Begitulah provinsiku. Bagaimana provinsimu?

  1. Belum ada komentar.
  1. Agustus 19, 2016 pukul 9:16 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: