Beranda > post > Siang C, Malam Java

Siang C, Malam Java


Karena tuntutan riset, sekarang saya menjadi split personality. Kalau siang menekuni dunia C, tapi di malam hari saya split menjadi Java. Lumayan susah karena semuanya dilakukan sendiri. Tapi memang begitulah programming. Jarang ada orang belajar programming diajari.

Mengapa tidak siang Java dan malam hari C? Heuheu… menghindari deteksi supervisor :p
Secara, C yang dimaksud adalah C untuk AVR. Hardwarenya sudah berwujud semua. Jadi kalau dikerjakan siang hari, kerjaannya akan terlihat. Sedangkan untuk proyek Java-nya, semuanya masih di awang-awang. Kalau dikerjakan siang hari, bisa terlihat tidak kerja. Hehehe…

Ke depannya sepertinya saya akan serius di Java ini. Java-nya juga sangat spesifik lho… Untuk urusan ini, nanti saja dibahasnya. Soalnya bisa bahaya kalau ketahuan sebelum jadi ide utuhnya.

Baru-baru ini saya mencoba mengeksplorasi Eclipse. Ternyata Eclipse ini menarik sekali ya. Tampilannya oke. Banyak dokumentasi pendukungnya. Selain itu juga open source, yang artinya dukungan komunitasnya juga cukup besar. Bahasa yang didukungnya pun luas. Eclipse sendiri sebenarnya adalah IDE saja. Tapi dia membuka diri untuk ditambah plugin macam-macam. Jadinya bisa digunakan untuk bermacam bahasa.

Untuk Java dan C, sekarang saya juga mencoba memanfaatkan Eclipse. Awalnya memang saya gunakan untuk menulis program Java. Tapi setelah diulik-ulik, ternyata ada juga plugin untuk C buat embedded (AVR). Setelah dieksplorasi, ternyata fiturnya lengkap dan simple penggunaannya. Mungkin ini saatnya saya beralih dari CVAVR bajakan. Sudah lama saya ingin cabut dari status pembajak, dan sepertinya inilah waktunya.

Kekurangan Eclipse untuk AVR ini jika dibandingkan dengan CVAVR hanya satu, yaitu ketiadaan wizard dalam membuat project. Untuk itu harus belajar lebih banyak lagi agar bisa menutupi hole skil saya dalam wizard ini.

Kategori:post
  1. Mei 24, 2010 pukul 8:06 am

    AVR tu apa Fath? Netbeans juga bisa tuh buat editor Java.
    Btw theme ini juga instan kok muncul kotak komentarnya, kaya ente yang instan dapet kotak postingnya, hehe..

    • Mei 25, 2010 pukul 12:01 pm

      AVR itu mikrokontroller dari Atmel. sy pake keluarga 8-bit. Netbeans belum coba buat AVR. kayaknya juga bisa langsung deh.

      btw, theme ini menarik, soalnya posting dan komen sangat dimudahkan. klo diaplikasikan di website sendiri, bisa jadi sosial media baru lho..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: