Beranda > kisah, perjalanan, pribadi, studi > Malaysia, I’m coming..

Malaysia, I’m coming..


Tanggal 28 Januari 2009 menjadi saat pertama kalinya bagi saya menginjakkan kaki di luar negeri. Dan negeri itu adalah negeri Malaysia, tetangga kami. Sebuah negara yang dalam beberapa hal lebih beruntung dari Indonesia.

Pemandangan yang berbeda sudah saya rasakan sejak menjelang mendarat di bandara Kuala Lumpur (LCCT). Hutan kelapa sawit terbentang sangat luas di sekitar bandara. Sangat luas tak terputus, hingga seakan kita menyangka bahwa pesawat akan mendarat di tengah-tengah hutan, bukan di bandara yang sangat megah.

Alhamdulillah, prosedural imigrasi berhasil dilewati tanpa mengalami hambatan berarti. Sebelumnya sempat cukup khawatir dengan pos imigrasi ini karena saya memang masuk ke Malaysia tanpa single entry visa seperti yang biasa digunakan oleh mahasiswa internasional yang baru datang. Tetapi setelah melewati setengah jam di kantor imigrasi dengan penuh dengan rasa was-was, akhirnya saya dipersilakan untuk melewati pos pemeriksaan imigrasi untuk kemudian keluar dari bandara. Lega sekali rasanya, mengetahui bahwa saya tidak punya masalah imigrasi, walaupun sedikit menyesal karena telah membeli tiket kembali ke Indonesia secara random (minta dicarikan yang paling murah di counter AirAsia bandara) agar bisa jadi kartu truf ketika bermasalah di imigrasi.

Menuju bus station (Puduraya) atau railway station (KL Sentral) dari Airport Kuala Lumpur tidaklah susah. Kita bisa menggunakan shuttle bus yang ada, atau juga bisa menuju KLIA terlebih dahulu jika ingin menggunakan kereta api menuju KL Sentral. Saya memilih menggunakan kereta api, karena menurut websitenya, kereta api antar kota di Malaysia sangat nyaman. Dengan shuttle bus Aerobus, kita hanya perlu membayar RM8 untuk mencapai KL Sentral. Memerlukan waktu sekitar satu jam saja (tanpa kemacetan) untuk mencapainya. Sepertinya lebih jauh daripada jarak bandara Soeta – Gambir.

KL Sentral memang stasiun kereta api yang sangat besar. Saya tidak tahu persis letaknya di kota Kuala Lumpur, tapi sepertinya memang ada di tengah-tengah, seperti namanya, KL Sentral. Papan informasi dan penunjuk arah juga sangat informatif. Kita tidak akan tersesat di dalamnya, walaupun mungkin saja kita tertinggal kereta karena salah arah.

Saya cukup terkejut ketika loket kereta antarkota menyatakan bahwa hingga tanggal 31 Januari tiket kereta sudah habis. Mungkin karena sedang musim liburan tahun baru China. Akhirnya saya minta saran pada petugas information center yang ada di dalam stasiun. Dia menyarankan agar menggunakan bus dari stasiun Puduraya (Plaza Rakyat). Tempatnya tidak jauh dari KL Sentral, hanya perlu dua kali menggunakan KL Rapid. Memang tidak jauh, hanya beberapa menit saja waktu tempuhnya. Hanya saja karena saat itu saya sedang membawa satu buah koper besar, satu buah tas jinjing, serta satu buah tas ransel, maka jarak yang tak terlalu jauh itu menjadi cukup melelahkan. Kelelahan itu akhirnya terbayar dengan masih adanya tiket bus menuju Kangar. Alhamdulillah.

Ini memang salah satu kemudahan yang Allah berikan pada. Bayangkan saja, di saat tiket kereta api yang harga tiketnya rata-rata lebih mahal dan waktu tempuhnya lebih mahal habis, tapi tiket bus yang relatif lebih murah dan waktu tempuhnya lebih cepat masih tersisa.

Waktu keberangkatan bus memang masih lama ketika saya sampai di terminal Puduraya. Saya masih harus menunggu sekitar 2 jam. Busnya besar, dan jika dibandingkan dengan ukuran bus di Indonesia amatlah tidak lazim. Belakangan saya baru tahu bahwa rata-rata bus di Malaysia memang sebesar itu. Alhamdulillah, perjalanan selama 7 jam bisa dinikmati dengan beristirahat. Kursinya nyaman dan lebar, tidak sesempit kursi Kramat Djati di semua jurusan. ACnya juga bisa diatur. Tidak heran kalau harga tiketnya RM43. Tiba di kota Kangar kemudian mencari taksi, 5 menit kemudian sampai di Kolej Kediaman A, Tunku Abdul Rahman.

Sekali lagi Alhamdulillah.

  1. reira boufont
    Februari 15, 2009 pukul 6:05 pm

    assalamualaikum. bro, if you still stay in malaysia. please kindly contact me on 0149629088 then we can make a converse, you know bro, just a little talk. peace. for glory

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: