Beranda > kisah, lain-lain, pribadi > Alhamdulillah.. Mujahid kecil kami telah lahir

Alhamdulillah.. Mujahid kecil kami telah lahir


Jum’at malam ketuban istri saya pecah, tapi rasa mulas belum muncul. Setelah konsulltasi dengan bidan, kami disarankan untuk segera ke Rumah Sakit. Karena sama sekali tidak berencana melahirkan di Rumah Sakit, kami belum memiliki preferensi khusus rumah sakit mana yang akan kami manfaatkan. Atas saran seorang famili, kami berangkat menuju rumah sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Mitra Kasih.

Setelah kondisi bayi dalam kandungan diperiksa, kami menerima kenyataan bahwa dokter wanita sedang berada di luar kota dan tidak mungkin hadir. Istri saya panik karena tidak mau ditangani selain dokter wanita. Akhirnya kami memutuskan untuk pindah rumah sakit. Atas saran perawat di RS Mitra Kasih, RSU Cibabat lah yang kemudian kami pilih. Jaraknya tidak jauh, hanya beberapa ratus meter dari RS Mitra Kasih dan hanya 4 km dari rumah kami.

Setelah mendapatkan penanganan awal, istri saya disuntik antibiotik (?) untuk melindungi bayi yang masih berada di dalam rahim yang ketubannya sudah pecah. Setelah 4 jam pemberian suntikan ini, baru diberikan penanganan berikutnya.

Karena kontraksi rahim masih sangat minimal, akhirnya diberikan oksitosin yang dicampur dalam infus untuk menginduksi kontraksi rahim. Tetapi hingga labu infus yang berisi oksitosin habis, kontraksi belum seberapa dan bukaannya baru mencapai bukaan dua (kelahiran normal terjadi setelah bukaan sepuluh).

Hari Sabtu siang hingga sore proses induksi dihentikan dahulu untuk istirahat bagi ibunya. Sore hari menjelang proses induksi yang kedua (dengan peningkatan dosis oksitosin) dokter memberi alternatif operasi (sectio cesaria) sekarang atau diinduksi lagi dan jika masih belum lahir juga baru akan dioperasi. Setelah berkonsultasi dengan sang calon ibu, orang tua, dan mertua, akhirnya diputuskan untuk segera operasi saja.

Pertimbangannya, setelah setengah hari diinduksi, hanya dapat mencapai bukaan dua. Dengan perhitungan programa linear sederhana, maka jika dilakukan induksi untuk yang kedua kalinya dengan dosis oksitosin yang sama, paling hanya mencapai bukaan empat. Penambahan dosis pun paling maksimal hanya mencapai kurang dari bukaan enam, dengan asumsi penambahan dosis tidak boleh mencapai dua kali lipat. Dan pada akhirnya, operasi sectio cesaria pun tetap harus dilakukan. Kerugiannya dobel, lahirnya lebih lambat, ibunya juga lebih lelah. Bisa lebih lama jeda waktunya hingga bisa mulai menyusui.

Sebelumnya perawat mengatakan bahwa operasi akan dilakukan pukul 19.30 (Sabtu, 30 Agustus 2008). Tetapi ternyata persiapan operasi berjalan dengan lancar dan pada pukul 19.17 bayi kami sudah lahir. Alhamdulillah. Beratnya mencapai 3,95 kg dengan panjang 51 cm.

Untuk namanya, kami sudah mempersiapkannya. Tetapi hingga saat ini belum dipastikan. Insya Allah segera, pada hari aqiqahnya nanti. Tapi dipersilakan jika ingin menebak-nebak. Yang jelas, tidak ada kata Ramadhannya😉

Mohon doanya, agar anak kami menjadi manusia paripurna, shalih, mushlih, yang akan menguatkan barisan umat ini. Juga agar kami dikuatkan dan diberi segala kemampuan oleh Allah untuk mendidik dan membesarkannya.

Amiiin.

Kami yang berbahagia,

Fathi Nashrullah dan Sri Seskya Situmorang

[foto 15 menit setelah lahir, setelah di-adzan-kan]

[foto umur 3 hari]

Kategori:kisah, lain-lain, pribadi
  1. September 4, 2008 pukul 9:34 am

    Barakallah, semoga menjadi anak soleh

  2. September 4, 2008 pukul 9:37 am

    Barokallah kang.

    jadi pengen…

  3. September 4, 2008 pukul 9:47 am

    Ya Robbi, perjuangannya benar2 panjang, ya q.. kemaren aja saya di-induksi sakitnya bener2 subnallah, tapi alhamdulillah setelah 3 jam bisa lahir normal. kebayang da.. Anyway, Alhamdulillah, selamat menjadi ibu dan bapak dan menikmati saat2 punya bayi🙂.
    Untuk Sesqi: semoga cepat pulih dan sehat..

    Winny, Kariem, Affan

  4. September 4, 2008 pukul 9:57 am

    selamat ya….
    moga jadi anak shalih
    sesq dicesar? moga cepat sehat kembali…
    🙂

  5. asep
    September 4, 2008 pukul 10:08 am

    Barokalloh, semoga menjadi mujahid yang melebihi ekspektasi abi & ummi nya. Ikhwan / Akhwat? Subhanalloh beratnya hampir 4 kg, sepertinya pilihan terbaik memang sesar. Selamat begadang dan menikmati berkahnya mengurus anak.

    Asep, Nunu & Azkiya (sudah mulai diberi makanan tambahan)

  6. September 4, 2008 pukul 3:27 pm

    Alhamdulillah..selamat ya buat sesq n fathi. Sebagai ibu baru sy juga sempat merasakan perjuangan proses melahirkan. Sempat induksi juga pas di bukaan 5, tapi alhamdulillah perjalanannya cuma 1 jam, setelah itu bisa lahir normal.. untuk bayi 3,95 kg emang besar tuh qi, mungkin emang jalan terbaiknya keluar via operasi..

    Semoga anaknya menjadi anak yang shaleh, menjadi penyejuk qalbu orangtua, dan cahaya bagi umat, aamin.. Selamat menjalani peran baru sebagai orangtua, semoga amanah..

    Qi, cepet pulih ya, insyaAllah kalo ada kesempatan icha mo nengok. Kangen juga dah lama gak ketemu..🙂

    Wassalam
    Icha_Hervin_Khayla

  7. G
    September 4, 2008 pukul 9:02 pm

    ternyata namanya tidak ada hurup G-nya, padahal saya udah mempersiapkan jauh2 hari lo.
    Barakallah ya, akh…
    kapan nambah lagi? masa cuman satu si, hihihih…

  8. September 4, 2008 pukul 9:43 pm

    Selamat Fathi. Selamat Sesq (salam kenal).

  9. amri
    September 4, 2008 pukul 10:22 pm

    Ahamduiah anaknya sehat. gede banget. wah senangnyaaa 51cm, Subhanallah. itu sepertiga badan aku🙂

  10. ertania
    September 5, 2008 pukul 12:01 am

    barakallahu…
    akhirnya lahir juga yang dinanti-nanti, semoga cepat pulih (SC juga ternyata)
    to sesq: si ami skrg udah 27-28 minggu, ntar lagi nyusul deh.. ponakan2ku

  11. Fillah
    September 5, 2008 pukul 7:41 am

    Assalamu’alaikum Warokhmatullah Wabarokatuh
    Selamat ata kelahiran putra pertama. Saya baru tahu kemarin dari pak Umam.
    Mudah-mudahan jadi anak yang soleh, amiin …
    Saya ikutan tebak namanya ya …
    Nama kakeknya Fathul Umam, ayahnya Fathi Nasrullah, jadi anaknya siapa ya … yang pasti namanya gak ada situmorang nya kan …
    Maaf dan wassalam. Fillah.

  12. September 5, 2008 pukul 8:09 am

    Assalamu’alaikum

    Wah Barakallah..selamat ya tuk Fathi dan SesQ…
    ‘Afwan baru tau kabarnya dari Ayu dan milis..dan mungkin terlambat tuk mengucapkan selamat..
    Aku dah liat fotonya Qi..ternyata a little bit like you ya…putri kecilmu amat lucu..Subhanallah…
    Maaf juga belum bisa nengok ni…soalnya masih harus ada di cilegon da belum bisa pulang kampung dulu…
    Semoga cepat pulih, anak dan sang ibu selalu sehat, dan keluarga kalian senanatiasa dilimpahi kebahagiaan dan rahmat dari Allah SWT…
    Allahumma Aamiin…

    Wassalam
    Amanda&SyafiQ

  13. September 5, 2008 pukul 8:15 am

    Maaf2..ternyata bukan putri ya..tapi putra..(wrong information ni)..tapi tetep koq mirip ama SesQ….
    Selamaat..

    Amanda&SyafiQ

  14. Nurlita
    September 5, 2008 pukul 11:23 am

    Selamat Sesq n Fathi, semoga menjadi cahaya bagi kedua orang tuanya.

    Amiiin.

  15. September 5, 2008 pukul 1:15 pm

    barakallah lagi…

  16. September 5, 2008 pukul 2:38 pm

    Baarakallaahu lakum. Semoga menjadi anak yang shalih🙂

  17. andhika gumilar (TA02)
    September 6, 2008 pukul 3:20 am

    Selamat ya Ses-Q…
    Salam kenal Fatiii…

  18. September 6, 2008 pukul 6:52 am

    Subhanallah perjuangannya luar biasa… barakallah buat sesky dan fathi.
    Semoga menjadi anak yang sholeh, berguna bagi agama, bangsa, dan sekelilingnya..

    Semoga cepat pulih untuk teh sesky …🙂

  19. September 6, 2008 pukul 1:57 pm

    Semoga Menjadi Anak yang Sholeh,
    Salam Kenal Bwt Fathii..
    -isa-

  20. Shofi
    September 7, 2008 pukul 7:00 am

    Alhamdulillah… sudah bertambah satu mujahid masa depan…
    Selamat berbahagia, selamat mendidik dan membina..🙂
    Semoga menjadi penerus cita-cita kedua orangtuanya… Amiin…

    Shofi & Cahyo

  21. September 7, 2008 pukul 7:04 am

    Alhamdulillah..mg mnjadi ank yg sholeh😉

  22. September 8, 2008 pukul 1:12 am

    Alhamdulillah, selamat ya, Kang Fathi🙂
    Semoga ia menjadi anak yang sholeh yang jadi penyejuk mata
    dan jadi penerus cita-cita kedua orang tuanya

    New birth, new life, new hope for the glorious of Islam. Congratz!🙂

  23. yudhaindrawan
    September 9, 2008 pukul 12:17 pm

    Wah!!! selamat kang. btw, semoga ketika kuliah IPnya seperti beratnya waktu lahir. amin

  24. September 9, 2008 pukul 3:45 pm

    @yudha
    amiiin..
    tapi kayaknya lebih baik kalo kayak beratnya sekarang, lebih dari 4😀

  25. erika
    September 11, 2008 pukul 4:53 am

    Sesq, selamat ya, persalinannya lancar dan bayinya sehat. Mudah-mudahan bisa menjadi anak yang saleh. Smoga sesq juga cepat pulih setelah di-sectio.

    Btw, rumah kalian dimana ya? ditanyain bang edith yang pengen banget nengokin si kecil tuh.trima kasih

  26. hanny
    Oktober 7, 2008 pukul 2:39 pm

    wah, ini dia yg saya cari2, fotonya si Farouq, lucunyaaaa……pertama liat emang bener agak2 kaya ngeliat sesq waktu bayi dulu (sotoynya diriku…hehe), ga sabar pengen ngeliat langsung, yg sabar ya Dek Farouq, nanti Tante pasti jenguk kamu ^_^

  27. totty
    Oktober 24, 2008 pukul 10:43 am

    Alhamdulillah,,,
    selamat, semoga semua yg baik ada padanya
    sesq,, email me ya,,,

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: