Beranda > artikel, indonesia, politik > Pilkada Bandung (hingga 25 Juli 2008)

Pilkada Bandung (hingga 25 Juli 2008)


Hmmm….
Sedang mencoba membuat analisis tentang setiap calon. [saya usahakan lebih fair]

Calon nomer tiga (Hudaya-Nahadi) benar-benar tidak ketahuan track recordnya. Mereka merupakan calon independen yang maju dengan syarat mendapatkan dukungan 3% rakyat kota Bandung (sesuai aturan KPUD). Kabarnya, Hudaya ini adalah seorang pengusaha kaya di kota Bandung, tetapi belum tersiar cukup luas dalam bidang apa bisnisnya. Hingga saat ini belum ada faktor yang bisa meyakinkan rakyat untuk memilih calon ini, soalnya orangnya tidak terkenal dan basis massanya juga tidak ketahuan. Satu-satunya hal yang berbeda dari mereka dengan calon yang lain adalah ‘ke-non-partaian-nya’. Dengan demikian mereka berusaha menjaring massa yang sudah antipati pada partai politik yang ada.

Sebelum rangkaian pilwalkot digelar, Hudaya ini sempat dekat dengan pks, bahkan diinfokan pernah rutin pengajian dengan ust Abu Syauqi. Namun menjelang pilwalkot, tidak berlanjut lagi.

Dari caranya mensosialisasikan diri, wajar ketika muncul anggapan bahwa calon ini mungkin main mata dengan Dada untuk memecah suara Trendi. Pasalnya, pamflet yang mereka buat didesain sangat mirip dengan pamflet trendi. Tapi saya akui, asumsi ini masih sangat prematur.

Calon nomor dua (Taufikurahman-Abu Syauqi) pada awalnya juga orang yang sama sekali tidak dikenal masyarakat, terutama pak Taufiknya. Ust Abu Syauqi sendiri merupakan seorang ulama yang cukup terkenal di kota Bandung. Tetapi dengan adanya basis massa yang jelas dan sudah mengakar (PKS) popularitas pasangan ini dengan cepat menanjak. Modal ke-pks-an sebenarnya cukup untuk mendulang banyak suara, walaupun belum cukup untuk memenangkannya. Karena itu, dukungan para pakar ITB menjanjikan program-program berkualitas yang akan mendongkrak popularitas serta elektabilitas pasangan ini.

Calon nomor satu (Dada-Ayi) merupakan calon incumbent. Modal mereka yang paling besar adalah popularitas mereka yang sudah hampir 100%. Dengan dukungan yang besar (Golkar+PDIP+PBB+PD+PAN+lupa lagi) maka kemungkinan mereka menang adalah sangat besar. Calon ini juga didukung banyak ormas, seperti Muhammadiyah, NU, dan FPI. Bahkan MUI kota bandung secara tidak resmi juga mendukungnya (ditandai dengan dukungan ketuanya dan beberapa ulama di dalamnya).

Secara keseluruhan, program yang mereka tawarkan memiliki corak yang sama; menaikkan kesejahteraan rakyat kota bandung. Mudah-mudahan mereka mampu dan konsisten untuk melaksanakannya.

Saya pribadi [kali ini pendapat pribadi, walau tetap berusaha obyektif] mendukung Trendi dan mengharapkan kemenangan pasangan ini, tentunya dengan segudang alasan yang pernah saya tuliskan di sini. Tetapi saya cukup khawatir jika calon nomor tiga menang, karena mereka sama sekali tidak ketahuan track recordnya, juga basis massanya.

Untuk calon nomor satu, walaupun dengan berbagai kegagalan yang pernah dia buat, saya berusaha untuk tidak khawatir dan berhusnudzon, bahwa mereka menyadari kesalahannya dan tak akan mengulanginya. kemudian berjuang sekuat tenaga untuk meluruskan kesalahannya di masa lalu. Saya juga berusaha yakin bahwa Dada-Ayi tidak akan ‘macam-macam’, karena di belakangnya ada Muhammadiyah-NU-FPI yang siap menegur dan menghadang jika mereka berani berbuat dzalim lagi kepada rakyat bandung.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: