Beranda > kisah, pribadi > Hari ini, setahun yang lalu

Hari ini, setahun yang lalu


Alhamdulillah, setahun telah terlewati sejak saya dinyatakan menjadi alumni ITB. Waktu terasa begitu cepat, seolah baru kemarin saya mengenakan toga masuk ke balairung utama Sasana Budaya Ganesha, kemudian bersama-sama mengikrarkan janji sarjana.

Detik-detik acara itu masih lekat dalam ingatan saya. Keluar dari rumah, berfoto bersama bapak dan ibu di halaman depan, berangkat, parkir di dekat PAU, jalan lewat terowongan, menanti waktu masuk ke dalam Sabuga, bertemu dengan Angga yang juga diwisuda, masuk ke dalam sabuga, rangkaian acara, salaman dengan rektor, foto bersama, menanti para wisudawan untuk pawai, perang air, makan-makan, diminta menyuapi ibu saya karena gagal menjawab pertanyaan MC di acara wisudaan himpunan, hingga menyetir mobil pulang ke rumah. Semuanya tak ada yang terlewat. Benar-benar serasa baru kemarin saya ikutan perang air itu. Seolah baru kemarin malam saya pura-pura marah ke Rizki Martin karena dia (tidak sengaja) melempar saya dengan air di acara malam wisudaan himafi.

Satu tahun ini banyak yang sudah dilakukan. Mulai bekerja di Dot System, menginap di pabrik peleburan baja di Jakarta untuk memantau keberjalanan alat, bolak-balik Bandung-Jakarta seminggu dua kali, melamar seorang akhwat di bulan Ramadhan dan menikahinya satu bulan kemudian, mengelola pernikahan adik pertama saya, dan lain sebagainya. Tak lupa mendapatkan tambahan binaan transferan dari seorang murobbi yang kembali ke daerah asalnya, dan juga bertemu Prof Noor yang mengapprove saya sebagai mahasiswanya.

Masih banyak impian yang belum diwujudkan. Menjelang masa-masa akhir studi, begitu banyak ide yang bermunculan yang meronta-ronta untuk dilaksanakan. Saking banyaknya, jadi bingung mana dahulu yang hendak dipilih. Akhirnya ketika Pak Sukirno pasca menguji tugas akhirnya Johan menyampaikan tawaran dari seorang koleganya untuk bekerja di tempatnya, saya terima dengan senang hati. Terutama karena ini sifatnya tawaran, lokasinya di Bandung, dan berada pada domain keahlian saya. Tawaran berlaku untuk (at least) dua tahun. Entah akan saya penuhi tenggat waktu itu atau tidak. Let’s see.

Akhir kata, syukur dan sabar harus senantiasa menghiasi jalan hidup kita. Sabar, ketika berjuang mencapai segala bentuk cita dan meralisasikan asa. Sabar, ketika tersandung kerikil kecil atau tertabrak batu karang yang maha besar. Tetapi tetap bersyukur atas segala nikmat yang telah dikaruniakan Allah kepada kita.

Sungguh indah urusan orang mu’min itu. Ketika senang dia bersyukur, dan itu baik baginya. Ketika susah dia bersabar, dan itu baik pula baginya.
[Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alayhi Wasallam]

Kategori:kisah, pribadi
  1. Juli 21, 2008 pukul 10:29 am

    odingaminuddin: asw, hari ini setahun yg lalu ada apa kak?
    fathinashrullah: silakan baca linknya
    odingaminuddin: lama geuning…
    fathinashrullah: sabar..
    fathinashrullah: )
    fathinashrullah:
    odingaminuddin: he….asyik ni bacanya
    fathinashrullah: hehe…
    odingaminuddin: Sungguh indah urusan orang mu’min itu. Ketika senang dia bersyukur, dan itu baik baginya. Ketika susah dia bersabar, dan itu baik pula baginya.
    fathinashrullah: itu hadits nabi
    odingaminuddin: oiya kak, kemaren sy baru dari ngeruki, bagus bgt kak..
    fathinashrullah: oh ya?
    fathinashrullah: sama siapa?
    odingaminuddin: sama anak2 gamais
    fathinashrullah: owh, jadi kemaren itu ke sana ya?
    fathinashrullah: yang pembinaan beasiswa gamais itu kan?
    odingaminuddin: iyya, itu salah satu agenda nya…. al fath ayat terkahir di ruang tamu di dinding ada di sana kak..
    fathinashrullah: hooo…
    fathinashrullah: ya iya lah
    fathinashrullah: itu kan hafalan standar di sana
    odingaminuddin: ow, bukannya 6 juz
    odingaminuddin: ?
    fathinashrullah: iya, dari belakang
    fathinashrullah: 30-25
    fathinashrullah: juz 26 (al fath) masuk di dalamnya
    odingaminuddin: ow, semua lulusan sana berarti udah hafal ya…
    fathinashrullah: kalau yang keluar sebelum lulus, sepertinya enggak
    odingaminuddin: o ada juga yang ‘DO’ ya?
    fathinashrullah: banyak
    odingaminuddin:
    fathinashrullah: min?
    fathinashrullah: lagi sibuk?
    odingaminuddin: os

  2. Juli 21, 2008 pukul 10:42 am

    min, ngapain script pembicaraan kita ditulis di komen?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: