Beranda > indonesia, kisah, politik, pribadi > Dari Wisuda Sampai ‘Mati Rasa’

Dari Wisuda Sampai ‘Mati Rasa’


Alhamdulillah, kemarin sore kembali berkesempatan mengunjungi kampus. Sedang ada syukuran wisuda di prodi Fisika. Adik saya, Shofia Aniisa, berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 4 tahun. Tadinya mau berempat pergi ke tasyakuran; Bapak, Ibu, Nisa, dan suaminya, Burhan. Kalau seperti ini, berarti SesQ sendirian di rumah. Karenanya sejak pagi, saya mengusulkan istri saya untuk ikut saja. Lumayan, nggak kesepian sekaligus ikutan makan gratis😀

Setelah menyelesaikan conference berempat dengan Mas Taufik, Adhi, dan mas Fatahah, saya segera meluncur ke kampus ITB. Kali ini acara tasyakuran diselenggarakan di taman Fisika. Kabarnya sih karena wisudawannya banyak, sehingga tidak mencukupi jika diadakan di ‘aula’ fisika depan lab elka.

Acara sudah hampir selesai ketika saya menginjakkan kaki di tempat acara. Tak mengapa. Karena orang seperti saya (bukan wisudawan) hanya butuh bertemu dengan kawan-kawan lainnya. (makanan juga tentunya :p ) Alhamdulillah, angkatan 2002 semakin sedikit yang tertinggal. Farid dan Fariz akhirnya berhasil menyelesaikan studi S1nya. Rida juga wisuda, tapi S2. Ketiganya adalah angkatan 2002. Yang belum lulus masih ada beberapa orang lagi, seperti Ajuy, Galih, dan Andre. (siapa lagi ya?)

Ada juga kang Muizz, yang seminggu setelah wisuda (S2) akan kembali diwisuda. Kali ini di depan petugas KUA. Barakallahu laka. Kang Muizz datang bersama ibu dan neneknya. Mereka ini dulunya adalah tetangga saya, waktu di Solo. Tapi kenalnya baru sekarang, waktu sama-sama kuliah di ITB. hmm… What a small world.

Rangkaian acara berakhir sekitar setengah enam sore, dilanjutkan dengan makan-makan. Seperti biasa, prodi Fisika selalu menyiapkan makanan yang berlimpah, meski tidak ada menu nasi. Menunya sepertinya sudah menjadi standar tasyakuran wisuda: Sate, Baso Tahu, Bihun Baso, Puding, jus, dan beberapa makanan kecil. Tidak terlalu beragam, tetapi jumlahnya sangat banyak. Dahulu, kami selalu menanti berakhirnya acara, kemudian keluar membawa piring dan kembali ke lab dengan piring penuh berisi baso tahu. Senangnya…🙂

Setelah acara selesai kami shalat maghrib di masjid Salman. Alhamdulillah, kembali bertemu dengan banyak kawan (seperti biasa). Bapak saya terlihat begitu bahagia malam itu. Betapa tidak, dalam umur yang masih relatif muda sudah punya 4 orang anak yang sudah wisuda semua, 3 ITB dan 1 ITS. Yang ITB: Nisa, saya, dan istri saya. Yang ITS: mas Burhan, suaminya Nisa.

Selesai sholat kami pulang. Tapi karena saya datang dengan menggunakan motor, maka saya tidak pulang bareng. Sebelum pulang bertemu dengan Army dan tanpa sengaja teringat tentang aksi yang direncanakan pada malam itu. Jadi terpikir untuk ikut meramaikan. Akhirnya, sebelum pulang saya menyempatkan diri untuk hadir di taman Dago. Lumayan, hitung-hitung melepas penat dan berkontribusi memenangkan Trendi untuk Bandung Satu.

Pada aksi kali ini, menampilkan teater yang dibawakan oleh teman-teman dari karisma. Secara resmi aksi ini diselenggarakan oleh Aliansi Mawar, Aliansi Mahasiswa – Rakyat Bandung. Di tengah aksi teater ini, kami membagi-bagikan bunga mawar hitam dan selebaran yang berisi "Mati Rasa", singkatan dari Lima Belas Kaprhatinan Rakyat Sa-Bandung. Isinya adalah fakta-fakta tentang kegagalan kang Dada dalam memimpin kota Bandung. Poin-poinnya sudah lupa. Mungkin kalau dapat lagi selebarannya, akan saya post di sini.

  1. September 3, 2008 pukul 4:28 am

    Akh, kalau di tingkat 4 kemarin perusahaan sudah established, mungkin saya bisa keluar segera. Entah, kenapa target saya tidak tercapai ya kalau wisuda 4 tahun dan tidak punya perusahaan pribadi…..

  2. September 3, 2008 pukul 10:21 am

    whatever lah akh…

    kesuksesan pribadi bukan diukur ketika lulus, tapi sekian belas tahun lagi. tenang aja. jadi lulus besok kan?😀

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: