Fathi Nashrullah's Weblog

Just fly. Let the experts busy studying how you do the impossible… [azrl]

Archive for the ‘lain-lain’ Category

Blog keahlian elektronika

with 2 comments

Beberapa waktu yang lalu saya mencoba untuk menginisiasi sebuah blog untuk berbagi keahlian seputar elektronika. Nama blognya adalah belajar mikro. Tapi karena berbagai kesibukan, ternyata tidak sempat menulis cukup banyak. Hingga saat ini baru tiga tulisan saja yang dipost, dan hanya dua yang benar-benar berhubungan dengan elektronika. Itu pun kadar keilmuannya masih rendah.

Mungkin dengan adanya blog ini, saya bisa lebih terpacu untuk menulis lebih banyak seputar keilmuan elektronika. Perlu kita ketahui bersama bahwa dunia elektronika instrumentasi di Indonesia masih sangat kurang dari segi jumlah SDM. Dasar dari semua otomasi di segala bidang (termasuk industri, transportasi, administrasi kependudukan, dan sebagainya) berawal dari bidang ini (instrumentasi).

Sedihnya, komunitas instrumentasi-elektronika yang ada saat ini semakin sedikit. Sebagai gambaran, jika sebelumnya di ITB bisa kita temukan di Fisika, Teknnik Fisika, dan Elektroteknik, maka saat ini di ketiga program studi tersebut sudah semakin minim peminatnya. Bahkan di lab elka – fisika saja saat ini sudah saat jarang kita dapatkan orang yang ngoprek. Kabarnya, ini disebabkan oleh waktu studi yang semakin dipercepat, sehingga orang cenderung meninggalkan dunia hardware yang troubleshooting dalam prosesnya tidak semudah software.

Walaupun pasar di bidang ini belum besar (di negara kita khususnya), sama sekali tidak menunjukkan bahwa tidak ada potensi pasar di negeri kita. Sebagai gambaran saja, pada tahun anggaran APBN 2008 telah dianggarkan dana sangat besar (beberapa Trilyun) untuk migrasi KTP ke Smart Card. Ini sudah menjadi kebijakan pemerintah (departemen dalam negeri). Akan tetapi, ternyata tidak ada sama sekali potensi lokal yang punya potensi untuk mengambil peluang ini, mulai dari smart card-nya, terminal-terminalnya, dan perangkat pendukung lainnya.

Apakah anggaran negara sebesar ini akan diserahkan ke perusahaan-perusahaan swasta luar negeri mentah-mentah? Jika itu dilakukan, maka kita sedang menguras devisa negara kita dan nyaris kita hanya mendapatkan hasil akhirnya saja. Tidak ada nilai tambah dari itu. Yang untung adalah perusahaan-perusahaan seperti Gemalto, Oberthur, ACS, dsb (iya nggak Har, Gun? :p )

Itu baru satu hal. Kita belum bicara tentang (misalnya) otomasi industri. Apakah akan kembali pada perusahaan-perusahaan semacam Siemens, Phillips, perusahaan-perusahaan Jepang dan China, atau bahkan Malaysia? Padahal secara teori di atas kertas, kita sebenarnya mampu melakukannya. PT LEN sudah membuktikannya dengan memasang switch (apapun namanya) untuk perkereta-apian di jalur terpadat di jabotabek. (mas Iwazaki mungkin bisa berbagi)

Di dunia telekomunikasi sebenarnya sudah mulai muncul juga perusahaan lokal seperti konsorsium yang dipimpin oleh INTI (produsen HP merk Nexian), Hariff dan Indonesian Tower (yang membuat Wimax lokal), kemudian ada Quasar (produsen alat-alat wartel), dan beberapa lainnya. Tetapi itu semua masih minim. Kita belum bicara tentang (misalnya) sistem avionik pesawat tempur, atau sistem kendali misil, atau lainnya. (Tapi alhamdulillah, kita sudah bisa bikin satelit)

Terlepas dari itu semua, saya berharap mudah-mudahan blog yang diinisiasi oleh Harry ini bisa menjadi sarana kita mempererat silaturahmi, berbagi ilmu dan wawasan, serta sarana bagi kita untuk menjaga dan mengembangkan keilmuan yang kita miliki. Masih banyak sebenarnya orang-orang yang ingin berkiprah dalam dunia ini (instrumentasi). Hanya saja mereka masih kekurangan wawasan, semangat, dan dana. Mungkin suatu saat kita bisa membantu mereka.

Written by fathiiiii

November 14, 2008 at 9:49 am

Posted in lain-lain, pribadi

Perfilman Indonesia, sedang menuju akhir (lagi)?

with 8 comments

Kalau mengamati tren tema film-film Indonesia saat ini, kita akan mendapatkan tema yang nyaris itu-itu saja: Komedi Seks (mereka menyebutnya komedi dewasa), horor, dan percintaan remaja. Nyaris seluruhnya berputar di sekitar tema yang serupa, tidak kreatif.

Sepertinya kita kembali diingatkan pada masa-masa menjelang perfilman Indonesia mati sekitar satu setengah dekade yang lalu. Kala itu, film-film yang diproduksi lebih banyak di seputar film horor dan seks. Memang kisah percintaan abg atau anak muda tidak seheboh sekarang. Tapi bukan berarti kisah-kisah serupa tidak ada.

Sebenarnya, saya berharap mulai ada film-film yang lebih menantang. Katakanlah tentang infiltrasi TNI di OPM di Papua, atau tentang reserse yang menyelidiki penyebaran narkotika, atau tentang perjanjian damai Malino atau perjanjian damai dengan GAM. Atau bisa juga memfilmkan cerita-cerita fiksi seputar Imam Samudra atau Jamaah Islamiyah yang beberapa tahun lalu sering dipaparkan di pengadilan. Kayaknya bakal seru tuh. Jangan lupa juga tambahkan efek-efek wah seperti ledakan, tabrakan mobil, pesawat jatuh, atau yang sebangsanya.

Kalau ada film berkualitas, sifatnya masih sangat kasuistik. Hanya beberapa buah setahunnya. Padahal ada puluhan hingga ratusan judul film yang rilis dalam satu tahun. Jadi kita belum bisa mengatakan pada dunia bahwa perfilman kita mulai maju hanya dengan menunjuk Ayat-Ayat Cinta atau Laskar Pelangi. Apakah Asoy Geboy, DO, Mau Lagi, Quickie Ekspres, Sarang Kuntilanak, Rumah Pocong, dsb harus kita tutup-tutupi??

Written by fathiiiii

October 16, 2008 at 11:26 am

Posted in lain-lain, showbiz

2 Ramadhan Terakhir: Meminang dan Menimang

with 7 comments

Subhanallah..

Dua bulan Ramadhan terakhir bagi saya luar biasa. Ramadhan 1428 H saya meminang anak orang, sedangkan Ramadhan 1429 H saya menimang anak sendiri.

Mari kita tunggu, apa yang akan terjadi di Ramadhan-ramadhan berikutnya.

Ya Allah… sampaikanlah aku di Ramadhan 40 tahun lagi. Amiiin…

Written by fathiiiii

September 4, 2008 at 10:35 am

Posted in lain-lain

Alhamdulillah.. Mujahid kecil kami telah lahir

with 27 comments

Jum’at malam ketuban istri saya pecah, tapi rasa mulas belum muncul. Setelah konsulltasi dengan bidan, kami disarankan untuk segera ke Rumah Sakit. Karena sama sekali tidak berencana melahirkan di Rumah Sakit, kami belum memiliki preferensi khusus rumah sakit mana yang akan kami manfaatkan. Atas saran seorang famili, kami berangkat menuju rumah sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Mitra Kasih.

Setelah kondisi bayi dalam kandungan diperiksa, kami menerima kenyataan bahwa dokter wanita sedang berada di luar kota dan tidak mungkin hadir. Istri saya panik karena tidak mau ditangani selain dokter wanita. Akhirnya kami memutuskan untuk pindah rumah sakit. Atas saran perawat di RS Mitra Kasih, RSU Cibabat lah yang kemudian kami pilih. Jaraknya tidak jauh, hanya beberapa ratus meter dari RS Mitra Kasih dan hanya 4 km dari rumah kami.

Setelah mendapatkan penanganan awal, istri saya disuntik antibiotik (?) untuk melindungi bayi yang masih berada di dalam rahim yang ketubannya sudah pecah. Setelah 4 jam pemberian suntikan ini, baru diberikan penanganan berikutnya. Read the rest of this entry »

Written by fathiiiii

September 4, 2008 at 9:17 am

Posted in kisah, lain-lain, pribadi

Poster TRENDI

with one comment


“klik” untuk memperbesar.
“save as” untuk menyimpan.

Written by fathiiiii

July 29, 2008 at 9:51 am

Butuh Pinjaman… *updated

without comments

Ada seorang ikhwah yang tinggal di daerah Sarijadi. Adiknya mau didaftarkan ke SMK Puragabaya, tetapi tidak ada uang untuk pendaftarannya. Padahal hari ini adalah hari terakhir pendaftaran. Beliau sedang mencari pinjaman untuk kebutuhan ini.

Biaya yang dibutuhkan adalah satu setengah juta rupiah. Saat ini sudah mendapatkan pinjaman 500 ribu. Masih kurang satu juta lagi. Sangat dinanti uluran tangan dari ikhwah sekalian. Tidak harus memberi pinjaman semuanya, tapi bisa diakumulasikan dari dana dan donatur (kreditur) yang bersedia.

Jika ada yang bersedia membantu, silakan hubungi saya (bisa ym atau hp).

nb: Peluang amal ini hanya sampai siang ini, jam 12.

update:

Alhamdulillah

Dalam waktu kurang dari dua jam terkumpul uang pinjaman sebesar satu juta rupiah. Insya Allah siang ini akan segera disampaikan ke yang bersangkutan.

Semoga bantuannya mendapatkan balasan dari Allah yang berlipat-lipat.

Amiien

Written by fathiiiii

July 16, 2008 at 8:40 am

Posted in lain-lain